Heavenly Scented Gift

Write to make your life worthy :)

The good dinosaur

on December 30, 2015

Sebenernya tadinya hampir gagal nonton ini pelm, sok-sok mau ngirit gitu. Tapi trus Papa udah gajian trus sabtu kemaren penasaran buka 21cineplex eh masih ada. Akhirnyaaa masuk 21 lagi! *setelah lebih dari 4 taun 18 hari*

Siang harinya, karena udah gatel dan gerah, tujuan pertama ke itje her cipete raya dulu. Pengen booking sama mba Lini tapi penuh, huhu, akhirnya digantiin sama mba Harni (mudah-mudahan ngga salah nama). Walopun sekarang naik lagi jadi 130 ribu (kalo sama senior hair stylist), tapi entah kenapa kayaknya udah pewe aja di sana. Sungguh terimakasih ya pak suami dan anak sholeh udah ngizinin + nemenin, hehe. Dari cipete ngesot ke cilandak sport center, ada yang kebelet berenang. Rame ya ternyata, mungkin karena musim liburan. Berenangnya super singkat, karena ngejar jadwal tayang jam 19.00, malah mungkin antri bilasnya yang lebih lama (ngga deng, tetep lamaan berenangnya, hehe).

Trus ngibrit ke kemang village XXI (lippo mall kemang lantai 3). Mahalnyaaa sekarang bioskop 60 ribuan, perasaan dulu 30 ribuan aja udah berasa banget ke dompet. Alhamdulillah masih dapet duduk di deretan paling atas (A12-A14 studio 5). Pas masuk untungnya baru banget mulainya. Oya jadi penasaran anak umur berapa ya yang masih gratis? šŸ˜€

Jadi the good dinosaur ini di awal ceritanya mengisahkan tentangĀ sepasang suami istri dinosaurus (Henry & Ida) yang berprofesi sebagai petani jagung. Mereka sedang menanti pecahnya 3 telor mereka. Dua telur yang ukurannya lebih kecil dihuni oleh Buck dan Libby. Yang terakhir, telur yang paling besar, malah baru mulai retak setelah terlebih dahulu dipentung oleh Buck. Terlihatlah Arlo di dalam cangkang yang besar dengan ukuran tubuh yang super mungil.

Ketika mereka udah cukup besar, masing-masing mendapat tugas untuk membantu orangtuanya. Arlo diminta Papanya untuk menangkap penyusup yang suka memakani jagung mereka. Akan tetapi, ketika makhluk itu –yang ternyata anak kecil– sudah terperangkap, Arlo malah melepaskannya karena lehernya tercekik jaring. Lalu makhluk itu mengendus menghampiri Arlo. Arlo berteriak ketakutan. Datanglah sang Papa, yang langsung menyuruh Arlo untuk mengejar makhluk tersebut. Dalam perburuan mereka, tiba-tiba turun hujan badai. Arlo berhasil diselamatkan Papanya, namun sang Papa terlambat menyelamatkan diri sendiri dan tersapu arus deras sungai yang meluap.

Sepeninggal Papanya, Arlo meneruskan pekerjaan di ladang mereka. Ketika Arlo mengisi gudang jagung, dia melihat makhluk itu lagi, sedang menggerogoti jagung mereka. Arlo marah, menganggapnya sebagai penyebab kematian ayahnya, lalu mengejarnya sampai tercebur sungai. Kepala Arlo terbentur batu dan pingsan. Ketika sadar, Arlo sudah terdampar di tepi sungai dan sudah berada jauh sekali dari rumah. KemudianĀ Arlo melihat makhluk itu dan berusaha mengejarnya lagi sambil memaki (atau mungkin lebih tepatnya sambil marah-marah).

Naaah pas adegan barusan itu, tiba-tiba anak sholeh nangis, huhu. Katanya doi ngga suka dinonya marah-marah sama anak kecilnya, pengennya dinonya yang baik aja. Antara ngga tega, kaget, heran, bingung, dan sedikit panik liatnya, hehe. Untungnya cuma bentar, trus langsung tenang lagi. Dan untungnya juga, ngga lama habis itu, Arlo sama Spot –makhluk tadi– baikan dan terus jadi sepasang sahabat.

Akhirnya tentu saja happy ending. Tapi ya, sepanjang film adegannya lumayan menegangkan, karena memang menceritakan petualangan Arlo dan Spot untuk bertemu keluarganya lagi. Sound effect-nya juga lumayan bikin deg-degan, apalagi ini pengalaman pertamanya anak sholeh nonton di bioskop. Saya aja sampe mikir (saking lupanya gimana sensasi nonton di 21), ini volumenya apa ngga bisa dikecilin dikit ya, hehehe *yakali, emangnya nonton di leptop*.

Ternyata, ratingnya the good dinosaur ini termasuknya PG (parental guidance suggested) *habis nengok filmratings(dot)com*. Tadinya kita kirain G (general audiences), huhu baru sadar kalo kemaren udah kurang bijak karena ngga ngecek dulu. Kalo liat di imdb(dot)com emang banyak frightening/intense scenes-nya. Dan direkomendasiinnya buat 6 taun keatas (liat di bagianĀ parents guide). Huhuhu, jadi rada nyesel, harusnya survey sana sini dulu sebelum nonton. Lain kali ngga boleh gegabah lagi deh. Maafin ya Nak..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: